Setiap tahun, Anteraja memberangkatkan kurir-kurir terbaiknya ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah umrah, sepenuhnya ditanggung oleh perusahaan. Bukan sebagai iklan, bukan sebagai seremonial semata, tapi sebagai pernyataan konkret tentang bagaimana Anteraja memandang orang-orang yang setiap hari berada di garis depan layanannya.
Program ini bernama SATRIA Umrah, dan pada 2025 memasuki tahun ketiganya.
Apa Itu Program SATRIA Umrah?
SATRIA Umrah adalah program apresiasi tahunan Anteraja yang memberikan kesempatan kepada SATRIA dengan performa terbaik untuk menunaikan ibadah umrah secara gratis, lengkap dengan fasilitas akomodasi dan kebutuhan perjalanan yang sepenuhnya ditanggung.
Program ini bukan undian. SATRIA yang berangkat adalah mereka yang memang menonjol dalam kinerjanya, dipilih melalui proses penilaian yang berlangsung sepanjang tahun.
Pada penyelenggaraan 2025, sebanyak 24 SATRIA dari berbagai wilayah Indonesia resmi diberangkatkan ke Tanah Suci. Mereka berasal dari region Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, hingga Sumatera; representasi dari jaringan Anteraja yang tersebar di seluruh nusantara.
Bagaimana SATRIA Terpilih?
Proses seleksi SATRIA Umrah bukan sesuatu yang bisa dipersiapkan dalam semalam. Penilaian berlangsung secara konsisten sepanjang tahun, mencakup dua dimensi utama: masa kerja dan performa kerja yang mencerminkan produktivitas dan dedikasi dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Artinya, SATRIA yang terpilih adalah mereka yang bekerja dengan standar tinggi bukan karena sedang diawasi atau sedang mendekati batas evaluasi, tapi karena itulah cara mereka bekerja setiap harinya.
Sistem penilaian yang berlangsung panjang dan konsisten seperti ini menciptakan satu kondisi yang penting: tidak ada jalan pintas. Satu-satunya cara untuk terpilih adalah dengan benar-benar memberikan yang terbaik, hari demi hari, selama berbulan-bulan.
Cerita dari SATRIA yang Berangkat
Agus Ramdhan, salah satu SATRIA yang terpilih dalam SATRIA Umrah 2025, menceritakan perjalanannya dengan jujur.
“Saya sangat bangga bisa terpilih sebagai SATRIA Umrah Nasional. Awalnya saya sempat tidak percaya diri karena dulu di Staging Pakuan, tempatnya masih kecil dan baru. Tapi ternyata, dengan kerja keras dan doa, di Baranangsiang saya bisa meraih kesempatan itu, rasanya luar biasa.”
Ia melanjutkan dengan kalimat yang terasa sederhana tapi bermakna besar: “Saya selalu pegang prinsip, do the best and let God do the rest. Lakukan yang terbaik, dan biarkan Tuhan yang menyempurnakannya.”
Cerita Agus bukan hanya soal perjalanan ke Tanah Suci. Ia adalah gambaran tentang apa yang terjadi ketika seseorang bekerja bukan untuk penghargaan, tapi karena memang itu yang ia pegang sebagai prinsip. Penghargaan itu kemudian datang sendiri.
Mengapa Program Ini Ada?
CEO Anteraja, Handy Widiya, menyampaikan pandangannya secara langsung tentang program ini:
“SATRIA Anteraja adalah garda terdepan untuk mengantar kebahagiaan kepada para pelanggan. SATRIA Umrah ini menjadi wujud nyata apresiasi perusahaan atas dedikasi dan komitmen kerja SATRIA Anteraja yang luar biasa. Lebih dari sekadar materi, kami berharap program apresiasi seperti ini juga dapat meningkatkan kesejahteraan para SATRIA.”
Kalimat terakhir itu penting untuk dicatat: “lebih dari sekadar materi”. Tiket umrah dan akomodasi adalah bentuk nyata dari apresiasi, tapi nilai yang ingin disampaikan lebih dari nilainya sebagai reward. Ini tentang pengakuan bahwa pekerjaan yang dilakukan SATRIA setiap hari bukan pekerjaan kecil, dan orang yang melakukannya berhak untuk diakui, diperhatikan, dan didukung.
Ketika Perusahaan Merawat Orangnya
Ada hubungan yang tidak selalu terlihat di permukaan tapi sangat nyata dalam operasional sehari-hari: ketika sebuah perusahaan benar-benar merawat orang-orangnya, orang-orang itu akan merawat pelanggannya.
SATRIA yang merasa dihargai, yang tahu bahwa kerja kerasnya diperhatikan dan diganjar secara nyata, tidak perlu diminta dua kali untuk bersikap ramah di depan pintu pelanggan. Sikap itu tumbuh dari dalam.
Program SATRIA Umrah bukan sekadar CSR atau strategi employer branding. Ia adalah bagian dari cara Anteraja membangun budaya kerja di mana SATRIA di lapangan merasa bahwa mereka adalah bagian penting dari sesuatu yang lebih besar dari sekadar mengantarkan paket.
Dan ketika seorang SATRIA datang ke pintu Anda dengan senyuman di hari yang panas, dengan paket yang tiba tepat waktu dan dalam kondisi baik, mungkin ada sedikit dari program seperti ini yang ikut andil di balik sikap itu.
Program yang Terus Berlanjut
SATRIA Umrah bukan program satu kali. Ia dirancang sebagai program tahunan, dan antusiasme para SATRIA terhadap program ini menjadi dorongan bagi Anteraja untuk terus menghadirkan inisiatif apresiasi yang sejenis.
Ke depannya, Anteraja berharap dapat terus menghadirkan program-program yang memberikan dukungan nyata bagi para SATRIA, baik dalam bentuk penghargaan seperti SATRIA Umrah maupun bentuk apresiasi lainnya yang akan berkembang seiring pertumbuhan perusahaan.
Setiap kali Anda menerima paket dari SATRIA Anteraja, ada lebih dari sekadar proses pengiriman yang terjadi. Ada manusia di baliknya, yang bekerja dengan standar dan nilai-nilai yang ia pegang, dan yang tahu bahwa kerja kerasnya tidak luput dari perhatian.
Kirim paket bersama Anteraja melalui aplikasi Anteraja atau kunjungi anteraja.id untuk informasi layanan lengkap.

