Untung Hingga Jutaan Rupiah! Begini Cara Bisnis Pupuk Organik
Update Aja

Untung Hingga Jutaan Rupiah! Begini Cara Bisnis Pupuk Organik

Pertanian merupakan bisnis yang lumayan banyak diminati di Indonesia, karena Indonesia memiliki tanah subur dan iklim tropis yang sangat memungkinkan untuk membuka lahan pertanian. Namun sulit untuk memulai bisnis di bidang pertanian skala besar seperti mengelola sawah atau perkebunan sayuran, maka itu kamu bisa memulainya dengan menyuplai bahan-bahan yang dibutuhkan pada bidang pertanian seperti pupuk. Pupuk sudah pasti dibutuhkan untuk pengembangan pada sektor pertanian dan perkebunan untuk membantu meningkatkan kualitas tanaman yang dibudidayakan.

Hal ini menjadikan sebuah peluang bisnis pupuk organik yang menjanjikan, karena peningkatan kebutuhan terhadap pupuk organik tidak berimbang dengan jumlah pelaku bisnis pupuk organik yang masih bisa dibilang rendah. Kenapa kamu tidak mencoba peruntungan kamu dengan berbisnis pupuk organik? Siapa tau kamu menjadi salah satu penjual pupuk organik yang bisa mendapatkan untung hingga jutaan rupiah. Tidak ada salahnya untuk mencoba terlebih dahulu, kamu bisa memulainya dengan melihat tips-tips di bawah ini. Yuk simak!

Cara Memulai Bisnis Pupuk Organik

1. Apa Itu Pupuk Organik?

Untung Hingga Jutaan Rupiah! Begini Cara Bisnis Pupuk Organik - Apa Itu Pupuk Organik

Sebelum kamu memulai bisnis pupuk organik, kamu harus mengetahui terlebih dahulu apa itu pupuk organik. Pupuk organik adalah pupuk yang terbuat dari materi makhluk hidup, seperti pelapukan sisa-sisa tanaman, hewan, dan manusia. Pupuk organik dapat berbentuk cair atau padat yang digunakan untuk memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah. 

(Baca Juga: Bisnis ikan cupang)

2. Mengenal Lebih Dalam Pupuk Organik

Untung Hingga Jutaan Rupiah! Begini Cara Bisnis Pupuk Organik - Mengenal Lebih Dalam Pupuk Organik

Mengapa pupuk organik lebih baik dibanding pupuk kimia sintetis? Pupuk organik memiliki nutrisi yang lebih lengkap baik makro maupun mikro, namun takarannya sedikit dan komposisinya tidak pasti. Sedangkan pupuk kimia sintetis hanya memiliki beberapa kandungan nutrisi saja, namun jumlahnya banyak dan komposisinya pasti. Misalnya urea banyak mengandung unsur nitrogen dalam jumlah yang cukup tapi tidak memiliki zat nutrisi lainnya. Sumber bahan organik dapat berupa kompos, pupuk hijau, pupuk kandang, sisa panen, limbah ternak, limbah industri yang menggunakan bahan pertanian, dan limbah kota. Pupuk organik juga memiliki banyak karakteristik, yaitu untuk sumber nutrisi tanaman lengkap, memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kapasitas tukar kaiton, meningkatkan daya simpan air, dan meningkatkan aktivitas biologi tanah.

(Baca Juga: Cara Packing Tanaman)

3. Jenis-Jenis Pupuk Organik

Untung Hingga Jutaan Rupiah! Begini Cara Bisnis Pupuk Organik - Jenis-jenis Pupuk Organik

Ada beberapa jenis pupuk organik yang banyak digunakan di lapangan. Biasanya pupuk organik dibedakan berdasarkan bentuk dan bahan penyusunannya. Jika dari segi bentuk, pupuk organik dibagi menjadi dua yaitu cair dan padat. Sedangkan kalau dilihat dari bahan penyusunannya, pupuk organik memiliki 4 jenis yaitu pupuk hijau, pupuk kandang, pupuk kompos, dan pupuk hayati organik. Keempat jenis pupuk tersebut memiliki perbedaan bahan penyusunannya. Pupuk hijau terbuat dari pelapukan tanaman sisa panen atau tanaman yang sengaja ditanam untuk diambil hijauannya. Pupuk kandang terbuat dari kotoran hewan seperti unggas, sapi, kerbau, dan kambing. Pupuk kompos terbuat dari pelapukan bahan organik yang melalui proses biologis dengan bantuan organisme pengurai. Sedangkan pupuk hayati organik terbuat dari organisme hidup yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan kesuburan tanah dan menghasilkan nutrisi penting bagi tanaman.

(Baca Juga: Bisnis Obat Herbal)

4. Memulai Bisnis Pupuk Organik

Untung Hingga Jutaan Rupiah! Begini Cara Bisnis Pupuk Organik - Memulai Bisnis Pupuk Organik

Setelah kamu mengetahui segala macam hal tentang pupuk organik, tidak ada salahnya kamu untuk mencoba memulai bisnis pupuk organik. Diperlukan lumayan banyak kebutuhan tempat dan peralatan untuk mengakomodir bisnis pupuk organik kamu. Kamu harus memiliki lahan yang cukup untuk menjalankan bisnis pupuk organik, setelah itu kamu juga membutuhkan peralatan seperti mesin pemotong rumput, pompa, sabit, drum, cangkul, ayakan, terpal, timbangan, selang, wadah, alat penjahit karung, sarung tangan, dan peralatan lainnya.

Untuk peralatan tadi dibutuhkan modal sekitar 8 juta rupiah, belum termasuk sewa lahan, karena sewa lahan sangat opsional dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan kamu. Untuk membeli bahan-bahan pupuk organik seperti kotoran ternak, jerami, daun-daunan, arang sekam, dan bahan-bahan untuk mengolahnya, diperlukan modal sekitar 15 juta rupiah. Jika kamu membutuhkan karyawan untuk membantu kamu, perlu dipersiapkan juga modal untuk menggaji karyawan kamu. Modal yang tadi disebutkan sangat tentatif dan bisa saja lebih rendah atau lebih tinggi, tergantung kebutuhan dan keperluan yang kamu mau.

5. Perluas Dengan Berjualan di Marketplace dan Beriklan di Media Sosial

Untung Hingga Jutaan Rupiah! Begini Cara Bisnis Pupuk Organik - Perluas dengan Berjualan di Marketplace dan Beriklan di Media Sosial

Kamu harus memperluas penjualan produk pupuk organik kamu dengan membuka toko di marketplace dan beriklan di media sosial, karena di marketplace kamu bisa menjangkau orang yang jauh bahkan di luar pulau tempat kamu tinggal, sehingga jangkauan pembeli kamu semakin luas hingga ke seluruh wilayah Indonesia. Di marketplace biasanya juga terdapat promo gratis ongkir yang meringankan beban pembeli untuk membayar ongkir, karena biasanya produk pupuk memiliki beban yang berat.

(Baca Juga: Bisnis MLM Terbaik)

Namun kalau kamu nggak mau menggunakan marketplace, jangan takut ongkir kamu bakal mahal. Ongkir dijamin aman kalau kamu pakai Anteraja, dengan layanan Reguler yang hanya 10 ribu rupiah, kamu sudah bisa mengirim produk pupuk kamu dengan berat hingga 1 kilogram! Atau dengan menambah 3 ribu rupiah, produk pupuk organik kamu bisa sampai hanya dengan sehari saja dengan layanan Next Day. Cek ongkir deh untuk memastikannya, apalagi kamu juga bisa cek resi untuk memanfaatkan fitur tracking paket dari Anteraja. Jadi gunakan layanan Anteraja supaya bisa rasakan murah dan benefit-nya!

Nah itu tadi tips-tips cara bisnis pupuk organik yang bisa mendatangkan keuntungan hingga jutaan rupiah. Kamu harus memperdalam ilmu kamu untuk mengolah bahan-bahan untuk dijadikan pupuk organik secara efektif. Jangan sampai ada yang terlewat ya dari tips-tips yang dijelaskan tadi, supaya kamu bisa menjadi pebisnis pupuk organik yang sukses dan dapat membantu sektor pertanian dan perkebunan di Indonesia. Semoga berhasil!

Author

Satria Anteraja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *