Tertarik Usaha Ayam Geprek? Begini Tips Usahanya Untuk Pemula
Update Aja

Tertarik Usaha Ayam Geprek? Begini Tips Usahanya Untuk Pemula

Ayam merupakan salah satu protein yang paling banyak diminati oleh orang-orang Indonesia, karena ayam mudah ditemui dan memiliki harga yang tidak terlalu mahal. Selain itu, ayam juga mudah diolah menjadi apapun dan bisa menjadi menu yang sangat lezat, salah satunya adalah ayam geprek. Perpaduan ayam goreng tepung dengan sambal yang pedas membuat ayam geprek sering menjadi pilihan makanan oleh banyak orang, nggak heran bisnis ayam geprek sudah cukup merebak di Indonesia.

Nah oleh dasar inilah kamu bisa menjadikan bisnis ayam geprek sebagai salah satu bisnis kamu, karena keuntungannya bisa sangat menjanjikan. Apalagi jika kamu memang sudah bertekad untuk berbisnis, maka tinggal siapkan modal dan susun rencana untuk memulainya. Nah buat referensi kamu, Anteraja udah merangkum tips bisnis ayam geprek yang bisa kamu tiru. Nggak usah tunggu lama-lama lagi, langsung aja kamu simak di bawah ini!

Tips Bisnis Ayam Geprek dari Anteraja

1. Lihat Sekitar dan Analisa Sekitar Kamu

Tertarik Usaha Ayam Geprek? Begini Tips Usahanya Untuk Pemula - Lihat Sekitar dan Analisa Sekitar Kamu

Bisnis ayam geprek sudah cukup merebak, sehingga kamu harus tau apakah ada bisnis ayam geprek lain yang berdiri di sekitar kamu. Kemudian analisa bisnis ayam geprek lain untuk mencari kekuatan dan kekurangan yang dimilikinya, kemudian analisa bisnis kamu sendiri dan bandingkan. Jika ada kekurangan yang dimiliki bisnis ayam geprek lain, maka kamu bisa melengkapi kekurangan itu. Sehingga bisnis ayam geprek kamu bisa menjadi yang terbaik dan mengalahkan kompetitor. 

2. Menentukan Lokasi yang Strategis

Tertarik Usaha Ayam Geprek? Begini Tips Usahanya Untuk Pemula - Menentukan Lokasi yang Strategis

Lokasi sangat menentukan angka penjualan ayam geprek kamu, karena kamu pasti akan membuka gerai yang akan dikunjungi orang. Usahakan kamu menemukan lokasi yang strategis yang berada di pusat keramaian, seperti di sekitar sekolah, mall, perkantoran, dan pemukiman padat penduduk. Namun kamu juga harus memperhatikan modal untuk menyewa tempat, karena semakin strategis lokasi membuat harga sewa semakin tinggi. Nah jika rumah kamu memiliki lokasi yang strategis, nggak usah pikir panjang, langsung saja kamu membuka gerai kamu di sana jika kamu mau membuka gerai ayam geprek kecil-kecilan. Sesuaikan dengan modal yang kamu miliki, karena kamu harus mengalokasikan modal dengan tepat.

3. Memilih Supplier Ayam dan Bahan-bahan

Tertarik Usaha Ayam Geprek? Begini Tips Usahanya Untuk Pemula - Memilih Supplier Ayam dan Bahan-bahan

Nah ini yang paling penting, kamu harus menemukan supplier ayam dan bahan-bahan lainnya yang perlu kamu gunakan untuk membuat ayam geprek. Pada bagian ini, kamu harus benar-benar teliti dan membandingkan secara matang dari banyaknya supplier yang kamu temukan. Supplier yang kamu cari harus memenuhi kriteria yang kamu mau, seperti kualitas yang baik, harga yang sesuai, dan mudah dijangkau. Namun kamu nggak perlu khawatir jika supplier kamu berada di lokasi yang jauh, karena kamu bisa mengirimnya menggunakan Anteraja. Dengan tiga opsi pengiriman Regular, Next Day, dan Same Day bakal memudahkan kamu untuk menentukan opsi pengiriman yang sesuai dengan kebutuhan. Penasaran harga ongkirnya? Cek Ongkir sekarang biar bisa tau info-info harga ongkir ke tujuan kamu! Kamu juga bisa melacak paket kamu secara berkala, dengan menginput nomor resi ketika Cek Resi. Jadi kamu tinggal tunggu Satria datang deh untuk mengantar paket kamu.

4. Jangan Takut Berinovasi

Tertarik Usaha Ayam Geprek? Begini Tips Usahanya Untuk Pemula - Jangan Takut Berinovasi

Berinovasi selalu dibutuhkan pada setiap bisnis, karena bisnis memerlukan pengembangan supaya tetap bertahan. Apalagi seiring berkembangnya zaman, banyak hal-hal baru yang harus kamu ikuti. Seperti menginovasikan menu, sistem pemesanan, sistem pembayaran, dan sistem pemasaran. Jangan lupa juga untuk memanfaatkan layanan pesan antar berbasis ojek, karena itu salah satu inovasi dalam sistem pemesanan yang dapat menambah angka penjualan ayam geprek kamu.

5. Menyusun Rencana Usaha

Tertarik Usaha Ayam Geprek? Begini Tips Usahanya Untuk Pemula - Menyusun Rencana Usaha

Rencanakan bisnis kamu secara matang, supaya kamu tau apa yang harus kamu lakukan saat menjalankannya. Ada banyak sekali kemungkinan yang bisa terjadi dalam berbisnis, sehingga kamu harus menyiapkan rencana A, B, C dan seterusnya. Dengan banyaknya opsi rencana, kamu dapat dengan mudah mengubah rencana kamu di tengah jalan, apabila yang terjadi tidak sesuai dengan yang dirancanakan. Kamu akan bisnis berjualan ayam geprek, jadi kamu harus merencanakan strategi yang harus dilakukan agar bisnis ayam geprek kamu laris dan dibeli oleh konsumen.

6. Mengikuti Trend Pasar

Tertarik Usaha Ayam Geprek? Begini Tips Usahanya Untuk Pemula - Mengikuti Trend Pasar

Mengikuti tren bukan hal yang buruk, malah sebagai pebisnis kamu harus mengikuti tren yang sedang ramai. Dengan membuka bisnis ayam geprek, kamu sudah mengikuti tren pasar. Karena hingga saat ini ayam geprek masih populer di kalangan masyarakat Indonesia. Kamu juga bisa mengikuti tren lainnya, seperti membuat menu ayam geprek salted egg, ayam geprek cabe ijo, dan indomie ayam geprek yang sedang tren akhir-akhir ini. Tren akan selalu berubah, maka kamu harus peka dengan tren yang berubah dan mengikutinya.

7. Menghitung Biaya

Tertarik Usaha Ayam Geprek? Begini Tips Usahanya Untuk Pemula - Menghitung Biaya

Hitung semua biaya yang diperlukan untuk membuka bisnis ayam geprek, karena ada banyak hal yang kamu butuhkan pada bisnis ini. Kamu membutuhkan biaya untuk peralatan masak, peralatan makan, meja dan kursi, biaya sewa tempat, biaya promosi, biaya operasional, dan biaya tak terduga. Jika kamu memerlukan karyawan, maka kamu juga harus menghitung gaji yang perlu dibayarkan. Semua biaya tersebut harus kamu catat dengan detail, agar kamu memiliki angka yang pasti dan bisa menyiapkan modal yang cukup.

8. Promosi

Tertarik Usaha Ayam Geprek? Begini Tips Usahanya Untuk Pemula - Promosi

Jika gerai ayam geprek kamu sudah berdiri, jangan lupa untuk mempromosikannya. Kamu harus memberikan awareness kepada masyarakat bahwa baru saja ada gerai ayam geprek yang baru dibuka. Kamu bisa promosi secara offline dengan menyebarkan pamflet atau brosur dan membuat spanduk yang besar di depan gerai kamu. Atau kamu juga bisa melakukan promosi secara online dengan memanfaatkan fitur ads yang ada di media sosial. Usahakan kamu bisa membuat branding yang bagus, agar orang-orang tertarik melihat bisnis ayam geprek kamu.

9. Pisahkan Keuntungan dan Modal

Tertarik Usaha Ayam Geprek? Begini Tips Usahanya Untuk Pemula - Pisahkan Keuntungan dan Modal

Jangan lupa untuk selalu memisahkan uang dari keuntungan dan uang yang akan digunakan untuk modal. Kamu bisa memisahkannya di kedua rekening yang berbeda, kemudian catat pemasukan dan pengeluaran yang kamu lakukan. Dengan kamu memisahkan keduanya, kamu bisa mengetahui berapa keuntungan yang kamu dapatkan dari bisnis kamu. Sehingga kamu bisa mengetahui apakah bisnis kamu menguntungkan atau tidak. Kemudian uang dari keuntungan bisa kamu sisihkan untuk menjadi modal kembali.

10. Beritahu Teman dan Keluarga Kamu

Tertarik Usaha Ayam Geprek? Begini Tips Usahanya Untuk Pemula - Beritahu Teman dan Keluarga Kamu

Pasti teman dan keluarga kamu banyak yang menyukai ayam geprek, maka itu kamu harus menawarkan mereka. Ajak mereka untuk mencoba menu ayam geprek yang kamu sediakan dan tanyakan feedback dari mereka, dengan itu kamu bisa mengevaluasi kekurangan yang ada pada bisnis kamu. Sehingga kamu tau apa yang perlu kamu kembangkan dan apa yang perlu kamu pertahankan.

Yuk segera mulai bisnis ayam geprek kamu, sebelum kamu keduluan oleh orang lain. Langsung aja deh kamu ikutin tips-tips yang sudah dijelaskan di atas tadi, semoga tips tadi bisa menuntun kamu dalam memulai bisnis. Jangan lupa untuk siapkan mental kamu, karena berbisnis memiliki risiko yang besar. Sehingga kamu harus siap jika sesuatu terjadi kepada bisnis kamu. Semoga bisnis ayam geprek kamu lancar, semoga berhasil ya!

Author

Satria Anteraja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *